When I down

Life is like a roller coster, Up and Down, sometimes you going up and you don’t like it, sometimes you go Down and you think it’s fun or scary, and you want to go up again.

 

Sometimes life bring you a choice. like someone give you a bowl of fruits and tell you to choose one, where some said that you must take a grape, when the other said that you must take a apple and the other said orange is the best, but you don’t know what is the best, because you only choose one and you can’t taste the others, even if you beet one fruit and take the others fruit, you can’t get it because it’s taste is mixed on your tongue

 

Sometimes You want to get someone but you can’t, you really don’t sure about that and you feel disgusted ,but when the times passed and someone stole that things, you just don’t care, but if you see it again, even a glance, on her eyes, you just feel that you wrong, you stupid and you idiot, you had been fooled by yourself, and you want it, if you get it you will not lose it, you promise , a hoax promise, and you feel you want it again…..

 

Benar memang kata orang bahwa lawan yang paling berat ialah diri kita sendiri, benar memang.. bahkan kadang kita kalah olehnya dan kita terjatuh, kita merasa bahwa kita tidak  ada gunanya, sudah kalah, menjadi pecundang dalam hidup ini, bahkan saat kedua mata kita melihat manusia lain yang telah berhasil, kadang membuat kita menjadi dua orang, apakah kita memang harus membut itu sebagai batu bara untuk mengasah pedang semangat agar lebih tajam dalam menghadapi diri kita sendiri, atau kita hanya merelakan apa yang terjadi dan berkata dengan keras, ini buku hidupku terserah dengan buku hidupmu….

coba pikirkan binatang, misalnya sapi apakah ada yang pernah perduli kalau sapi satu mendapat rumput nikmat yang hijau sedangkan sapi lain mendapat rumput kuning, jelas terlihat, bahkan sapi pun akan iri akan berusaha memakan rumput yang hijau tadi, mengikuti langkah sapi yang makan dengan enaknya..

lalu dari sini terlihat apabedanya kita dengan sapi kalau seandainya kita hanya berkata masa bodoh, tidak , orang yang berkata masa bodoh itu apabila ia telah mendapatkan ladang rumput hijau lain yang sesegar atau bahkan lebih segar dari kawannya..

 

dari situlah manusia hidup untuk saling membuat iri dan saling berkompetisi dan saling merasa kalah dan mencoba melawan lagi, dari sini tercipta kesimpulan bahwa manusia tidaklah menang, bahkan dapat menang jika hanya melawan diri sendiri, tapi ia harus melawan diri orang lain dulu, apabila sudah kuat maka dapat mengalahkan diri sendiri..

maka bangkitlah sapi bodoh, sapi pemalas, kerahkan otot ke-empat kakimu, cari,endus dan dengan semua bau serta nafas dan desiran angin yang membeawa ladang ke rumput hijau tersebut

 

~ Tercipta dari gerombolan gambar yang bergerak cepat tapi terasa lambat, syahdeini

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s