hikayat se-ekor semut

Semut merupakan hewan soliter yang dalam pikirannya hanya terdapat memenuhi kebutuhan utamanya yaitu hidup, sebagaimana kehidupan itu membutuhkan makanan sehingga seluruh hidup dari nyamuk di gunakan untuk mencari se-onggok darah untuk di hisap.

namun dari se-ekor nyamuk yang tidak bisa berpikir ini pun kita dapat mendapat sebuah pelajaran.

Hari ini aku seperti biasa menyemprot kamarku dengan obat nyamuk, setahuku obat nyamuk ini begitu ampuh hanya dengan sekali semprotan kecil semua nyamuk akan jatuh ke lantai.

namun hari ini, aku melihat ada se-ekor nyamuk tersisa, dan pikiranku mulai menganalogikan kerja keras se-ekor nyamuk ini untuk bertahan hidup. yah seperti halnya manusia , kehidupan itu penuh dengan terjangan masalah dan masalah. namun yang menjadi perkara ialah apakah kita “mau melawanya” seperti halnya nyamuk tersebut yang tetap saja bertahan walaupun terkena semprotan mematikan ini.

al hasil kejadian ini memunculkan sebuah syair singkat “di hidup kita kita akan melihat banyak manusia yang tumbang kehilangan semangat untuk mendaki suatu cobaan, walaupun sulit bahkan mustahil setidaknya kita masih punya semangat, kita tidak akan tumbang seperti mereka, karena dengan api semangat ini kita akan terus hidup dan menjadi individu superior diantara individu lain”

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s